APA MAKSUD AL-QUR’AN MEMBERI SYAAFAT BAGI PEMBACANYA ❓

05.08
════════════════════
      🔰 FAKULTAS HADITS 🔰
      ‎     SOAL JAWAB No. 39
════════════════════

APA MAKSUD AL-QUR’AN MEMBERI SYAAFAT BAGI PEMBACANYA ❓

🔒❔ Pertanyaan :

Assalamu'alaikum ustadz...
Bagaimana penjelasan tentang hadits di bawah ini :

Dari Abu Umamah radhiallahu anhu, dia berkata: "Aku mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam , bersabda, 'Bacalah Al-Qur'an sesungguhnya ia akan datang di hari Kiamat menjadi syafaat (penolong) bagi pembacanya'".
Jazakallah khairan ustadz.


✍️ Ustadz Saeed Al-Bandunjie :

Hadits ini diriwayatkan Imaam Muslim dengan lafdz Arabnya :

عن أبي أُمَامَةَ الْبَاهِلِي رضي الله عنه قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : " اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِهِ ... "

dari fawaid (faidah-faidah) hadits ini :

1⃣▶️ Hadits ini menjelaskan keutamaan membaca Al-Qur'an.

2⃣▶️ Keagungan pahala membaca Al-Qur'an. Sampai-sampai Al-Qur'an ini akan menjadi pemberi syafaat kepada yang membacanya.

Dan di hadits lain dijelaskan dari surat-surat yang memberi syafaat diantaranya Surat Al-Baqoroh dan Ali-Imron :

وعن النواس بن سمعان رضي الله عنه قال : سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : " يُؤْتَى بِالْقُرْآنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَأَهْلِهِ الَّذِينَ كَانُوا يَعْمَلُونَ بِهِ تَقْدُمُهُ سُورَةُ الْبَقَرَةِ وَآلُ عِمْرَانَ ..َ كَأَنَّهُمَا غَمَامَتَانِ أَوْ ظُلَّتَانِ سَوْدَاوَانِ

Dikeluarkan Imaam Muslim, dari an-Nawaas bin as-Samaan berkata :
Berkata Nabi ﷺ : akan didatangkan Al-Qur'an di hari kiamat dan orang-orang yang membacanya dan yang mengamalkannya.

Maka datang surat Al-Baqoroh dan Al-Imron seakan-akan keduanya-duanya bagai 2 awan mendung bagai bayang-bayang yang hitam.

Ada dua arti syafaat dalam hadits ini.

1⃣ Pertama, dari segi bahasa, yang berarti meminta manfaat untuk pihak lain. Seperti di sini Al-Qur'an akan meminta syafaat kepada Alloh bukan untuk dirinya, tetapi untuk pihak lain yang membaca dan mengamalkannya.

2⃣ Kedua, secara makna syar'i, syafaat berarti di akhirat nanti Al-Qur'an akan memohonkan ampunan kepada Alloh bagi orang-orang yang membacanya.

Ini juga menjadi pendalilan bahwa amal sholih menjadi penyebab pemberi syafaat. Selain Nabi kita ﷺ yang memberi syafaat atas ijin Allah ﷻ.

Dan dari amal sholih yang memberikan syafaat selain Al-Qur'an adalah puasa.

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : " الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَقُولُ الصِّيَامُ أَيْ رَبِّ مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِي فِيهِ وَيَقُولُ الْقُرْآنُ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ فَشَفِّعْنِي فِيهِ قَالَ فَيُشَفَّعَانِ

Dari Abdulloh bin Amru bahwa Nabi ﷺ bersabda: Puasa dan Al-Qur'an keduanya akan memberikan syafaat untuk hamba di hari kiamat. Berkata puasa, "Yaa Robb aku menahan orang ini dari makanan dan syahwat-syahwat di siang hari maka berikanlah syafaatku padanya. Dan berkata Al-Qur'an, aku melarang orang ini dari tidurnya di malam hari. Maka berikanlah syafaatku padanya. Maka keduanya akan diterima syafaatnya".

Hadits ini diriwayatkan Imam Ahmad dan ad-Daarimi dan al-Haakim yang sanadnya shohih (telah kami jelaskan takhrij hadits ini di kitab kami الاخبار الصحيحة في احكام صيام رمضان  beserta syarhnya التبيان at-Tibyaan)

والله أعلم

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »