BOLEHKAH MEMAKAN DAGING SEMBELIHAN YANG BERASAL DARI RITUAL SESAJEN

04.40
════════════════════
      🔰 FAKULTAS TAUHID 🔰
      ‎     SOAL JAWAB No. 33
════════════════════

BOLEHKAH MEMAKAN DAGING SEMBELIHAN YANG BERASAL DARI RITUAL SESAJEN ❓


📬 Pertanyaan :

Bismillah, afwan ustadz ana mau bertanya.
Di sekeliling kita masih banyak terjadi praktik kesyirikan seperti menyembelih hewan untuk upacara-upacara adat, dan mengharapkan keberkahan & menghilangkan bala merupakan tujuan dari acara tersebut.
Apa hukumnya memakan masakan/ sembelihan yang tadinya diniatkan untuk upacara semacam itu?
Jazaakallahu khairan ustadz.

✔️💯 ustadz Saeed Al-Bandunjie :

Sembelihan adalah ibadah. Suatu amalan yang sangat dicintai oleh Alloh. Ada padanya pengagungan kepada yang disembelihkan. Maka saat Nabi menyembelih sembelihan di hari Ied diberikan untuk Alloh. Padanya peribadatan pengagungan kepada Alloh.

عن أنس قال ضحى النبي صلى الله عليه وسلم بكبشين أملحين أقرنين ذبحهما بيده وسمى وكبر ووضع رجله على صفاحهما

Seperti di Shohihain dari Anas berkata: Nabi sholallohu alaihi wasallam menyembelih dua kambing yang keduanya gemuk dan putih. Disembelih keduanya dengan tangannya.  Dengan menyebut nama Alloh dan bertakbir dan menyimpan kakinya di atas kedua pundaknya.

Maka sembelihan yang berupa ibadah hanya diberikan kepada Alloh seperti  firman-Nya :

 قال الله تعالى : ( قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ َ)الأنعام /162-163.

"Katakanlah: sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam." (QS Al-'An`ām : 162)

Seperti firman-Nya :
فصل لربك وانحر

"Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah dengan sembelihan."  (QS Al-Kawthar : 2)

Maka barang siapa yang memalingkan ibadah sembelihan ini untuk iblis/syaitan seperti menyembelih untuk Nyi Roro Kidul yang di larung di pantai selatan atau penyembelihan di rumah baru agar syaitan dan jin penghuninya tidak mengganggu, atau menyembelih ayam untuk orang yang kesurupan sebagai syarat agar jin yang merasuki orang itu keluar, maka sembelihan-sembelihan seperti berarti memalingkan peribadatan kepada selain Alloh, ini hukumnya musyrik, sebuah dosa yang paling besar. Pelakunya pun terlaknat seperti hadits Ali rodiyallohuanhu di Shohih Muslim :

عن عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رضي الله عنه قال : قال رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ( لَعَنَ اللَّهُ مَنْ ذَبَحَ لِغَيْرِ اللَّهِ ) .

Bersabda Nabi Muhammad sholallohu alaihi wasallam : Alloh melaknat orang-orang yang menyembelih kepada selain Alloh.

قال النووي رحمه الله :

أَمَّا الذَّبْح لِغَيْرِ اللَّه : فَالْمُرَاد بِهِ أَنْ يَذْبَح بِاسْمِ غَيْر اللَّه تَعَالَى ، كَمَنْ ذَبَحَ لِلصَّنَمِ أَوْ الصَّلِيب أَوْ لِمُوسَى أَوْ لِعِيسَى صَلَّى اللَّه عَلَيْهِمَا أَوْ لِلْكَعْبَةِ وَنَحْو ذَلِكَ , فَكُلّ هَذَا حَرَام , وَلَا تَحِلّ هَذِهِ الذَّبِيحَة ,..فَإِنْ قَصَدَ مَعَ ذَلِكَ تَعْظِيم الْمَذْبُوح لَهُ غَيْر اللَّه تَعَالَى وَالْعِبَادَة لَهُ كَانَ ذَلِكَ كُفْرًا , فَإِنْ كَانَ الذَّابِح مُسْلِمًا قَبْل ذَلِكَ صَارَ بِالذَّبْحِ مُرْتَدًّا " انتهى

Berkata Imaam an-Nawawi rohimahulloh: yang dimaksud sembelihan kepada selain Alloh adalah menyembelih dengan nama selain Alloh. Seperti orang yg menyembelih untuk patung atau salib atau Musa dan Isa alaihmassalaam dan untuk Ka'bah dan sebagainya. Maka semuanya harom tidak halal sembelihan ini. Karena tendensi penyembelihan ini adalah memuliakan dan mengagungkan yang disembelihkan selain Alloh, maka peribadatan ini kufur. Maka jika yang menyembelih muslim maka dia telah keluar murtad. (Selesai)
- Syarh Shohih Muslim.

Adapun tentang dagingnya adalah harom, tidak boleh dimakan, karena disembelih untuk pengagungan syaitan (selain Alloh). Seperti firman-Nya :

إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللَّهِ

"Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah." (QS Al-Baqarah : 173)                                      Maka semua daging sembelihan yang dipotong tidak disebutkan nama Alloh seperti menyembelih dengan nama iblis atau syaitan atau nama malaikat atau orang sholih bahkan nabi sekalipun hukumnya tetap haram.

♻️ Kesimpulan :
Segala sembelihan yang diniatkan disembelih bukan untuk Alloh, baik dengan menyebut nama selain Alloh atau diam tanpa menyebut basmalah, atau bahkan menyebut basmalah tapi sembelihannya untuk jin, maka dagingnya tetap haroom dan tidak boleh dimakan.

Berkata Syeikhul Islam ibn Taimiyyah di Iqtidho Shirotol Mustaqim menafsirkan ayat di atas :

( وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ ) ظاهره أنه ما ذبح لغير الله ، مثل أن يقال هذا ذبيحة لكذا ؛ وإذا كان هذا هو المقصود فسواء لفظ به أو لم يلفظ ، وتحريم هذا أظهر من تحريم ما ذبحه النصراني للحم وقال فيه باسم المسيح ونحوه.

Ucapan Alloh :  "dan apa-apa yang disembelih tidak menyebut nama Alloh", dhohirnya adalah apa-apa yang disembelih untuk selain nama Alloh. Seperti dikatakan ini sembelihan untuk demikian..., maka jika maksudnya memang bukan untuk Alloh, hukumnya sama dilafadzkan atau tidak, Maka pengharoman ini lebih jelas dari sembelihan yang disembelih kaum nasroni untuk nama almasih dan lain lain. (Selesai).

Dan berkata ulama Lajnah ad-Daimah di Fatawa 1/226 :

" الذبح لغير الله شرك ، وحكم الذبيحة حكم الميتة ، ولا يجوز أكلها ، ولو ذكر عليها اسم الله ، إذا تحقق أنها ذبحت لغير الله " انتهى .
"فتاوى اللجنة الدائمة" (1/226) .

Penyembelihan untuk selain Alloh adalah kesyirikan. Maka hukum binatang sembelihannya dihukumi bagai mayat. Tdk boleh dimakan meski disebut nama Alloh. Jika tendensi niatnya memang untuk selain Alloh. (Selesai).

والله أعلم

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »