HUKUM ISBAL KETIKA SHALAT

07.05
════════════════════
            🔰 FAKULTAS 🔰
 ‎    ▪️ ILMU HADITS & FIQH ▪️
 ‎           SOAL JAWAB No. 07
════════════════════

 HUKUM ISBAL KETIKA SHALAT

🔒 Pertanyaan :

Apakah orang yang melakukan isbal shalatnya batal? Dan bagaimana keshahihan hadits "Allah tidak menerima shalatnya orang yang melakukan isbal"?

🔓 Jawaban :
✍️ Ustadz Saeed Al-Bandunjie :

Isbaal adalah menjulurkan pakaian seperti sarung atau celana atau gamis sampai di bawah mata kaki.
Pelakunya dinamakan musbil. Dan dia harom secara mutlaq baik sombong atau tidak sombong dalam sholat atau di luar sholat.
Adapun tentang permasalahan di dalam sholat, -apakah sholatnya diterima atau tidak- maka telah datang hadits dari Abi Hurairoh yang di riwayatkan Abu Daud di Sunan-nya dan Ahmad di Musnad-nya dan Al-Baihaqi di Sunan Al-Kubro, semuanya dari jalan

أبان حدثنا يحيى عن أبي جعفر عن عطاء بن يسار عن أبي هريرة قال بينما رجل يصلي مسبلا إزاره إذ قال له رسول الله صلى الله عليه وسلم اذهب فتوضأ فذهب فتوضأ ثم جاء ثم قال اذهب فتوضأ فذهب فتوضأ ثم جاء فقال له رجل يا رسول الله ما لك أمرته أن يتوضأ ثم سكت عنه فقال إنه كان يصلي وهو مسبل إزاره وإن الله تعالى لا يقبل صلاة رجل مسبل إزاره.

Maknanya : saat seseorang sholat dalam keadaan sarungnya terjulur melebihi mata kaki (isbaal)  maka nabi Muhammad ﷺ mengatakan: pergi berwudhu. Saat ditanyakan kenapa kamu suruh dia untuk berwudhu maka berkata: dia tadi sholat dalam keadaan musbil, dan Alloh tidak menerima sholat seseorang yang musbil sarungnya.

Hadits ini dhoif dari berbagai sebab :

1. Abu Ja'far dan dia adalah alanshori almadani majhul tidak dikenal dan
2. ‎abaan dan dia adalah alathoor telah diselisihi oleh Harb bin Syaddaad saat meriwayatkan dari Yahya dari Ishaq dari Abu Jafar...Namun dari rojulin dari shohabat tanpa menyebut Abu Hurairoh.

Yang jelas hadits tentang tidak diterima sholat yang musbil hukumnya dhoif dan telah didhoifkan oleh 2 muhadits zaman now yaitu :

1. Almuhadits Assyeikh al-Albani di Silsilah Adhoifah 6/128 dan
2. ‎Almuhadits Syeikh kami Muqbil Al-Wadi’i rohimahumalloh.

✍️  Berkata Syaikh kami Al-Imam Al Muhaddits Muqbil bin Hadi Al Wadi'iy -rahimahullah :

Perbuatan isbal (menjulurkan pakaian di bawah mata kaki) adalah haram, adapun hukum shalatnya tidak batal. Perbuatan isbal diharamkan baik di dalam shalat maupun di luar shalat.

Adapun hadits yang disebutkan tersebut (tidak diterima sholat orang yang musbil), sudah lama saya melewatinya, maka seingat saya bahwa hadits tersebut diriwayatkan melalui jalur Abu Ja'far dan dia adalah orang yang majhul (tidak dikenal), sehingga hadits tersebut tidaklah shahih.

Akan tetapi isbal itu sendiri hukumnya haram. Nabi ﷺ bersabda : "Allah tidak akan melihat (dengan pandangan rahmat) kepada orang yang menjulurkan pakaiannya (sampai ke bawah mata kaki) dalam keadaan sombong."

Dan beliau juga bersabda : "Hati-hatilah kalian dari menjulurkan sarung, celana gamis dll karena itu termasuk kesombongan".

Dan juga hadits : "Tiga golongan yang tidak akan diajak bicara dan tidak akan dilihat oleh Allah serta mereka akan mendapatkan adzab yang pedih," -salah satunya adalah- "orang yang melakukan isbal"

📚 Saya akhukum Saeed Al-Bandunjie menukil dari kitab Gharatul Asyrithah (2/300)

┉┉✽̶»̶̥▪️»✽̶┉┉

حكم صلاة المسبل

للإمام المحدث مقبل بن هادي الوادعي رحمه الله

السؤال:
هل صلاة المسبل باطلة ، وما صحة حديث : لا يقبل الله صلاة مسبل ؟

الإجابة:
الإسبال محرم ، والصلاة ليست باطلة ، وهو محرم في الصلاة وفي غيرها . وأما ذلك الحديث فالذي أذكره وأنا بعيد عهد به أنه من طريق أبي جعفر وهو مجهول ، فالحديث ليس بصحيح . لكن الإسبال نفسه محرم ، يقول النبي - صلى الله عليه وعلى آله وسلم - : " لا ينظر الله إلى من جر إزاره خيلاء " ، ويقول : " إياك وإسبال الإزار فإنه من المخيلة " ، وحديث : " ثلاثة لا يكلمهم الله ولا ينظر إليهم ولهم عذابٌ أليم - منهم - : المسبل " .

📚 راجع كتاب : ( غارة الأشرطة 2 / 300 ) .

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »